Iklan responsive

Sejarah PETIRTAAN DEREKAN Dan CANDI NGEMPON

 Petirtaan Derekan dan Candi Ngempon adalah salah satu destinasi wisata di kecamatan Pringapus kabupaten Semarang.

Pertirtaan Derekan merupakan salah satu tempat pemandian kuno dengan kolam air hangat.

Pertirtaan Derekan diperkirakan sudah ada sejak jaman dahulu yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Diperkirakan dibangun sejak abad ke VIII - IX pada dinasti Sanjaya.

Petirtaan atau tempat pemandian suci ini biasa digunakan oleh kalangan bangsawan pada masa itu untuk membersihkan diri baik jiwa maupun raga.

Tradisi membersihkan diri dilakukan oleh umat Hindu untuk melakukan ibadah atau memasuki candi.

Petirtaan Derekan merupakan salah satu situs kuno yang berada di desa Derekan. Kebetulan ini adalah kampung halaman saya.

Pertirtaan Derekan

Petirtaan Derekan dulunya digunakan para putri kerajaan untuk membersihkan diri.

Ini merupakan tempat permandian yang mewah pada jaman dahulu.

Petirtaan Derekan memiliki sumber mata air hangat alami.

Terdapat sebuah batu di sisi kiri dan Sebuah relung kosong seperti tempat sesaji.

Bisa jadi kolam permandian ini dulunya juga digunakan sebagai tempat semedi.

Di petirtaan Derekan terdapat beberapa kolam air hangat, kolam yang terbesar merupakan kolam tertua sekaligus situs kuno yang ditemukan pada tahun 2009.

Tak jauh dari petirtaan Derekan terdapat sebuah candi di sebrang sungai sisi timur.

Nama candi tersebut adalah Candi ngempon.

Jika dilihat dari bentuk bangunan candinya, candi ngempon mirip dengan candi gedong songo yang merupakan candi Hindu.

Konon katanya candi ngempon adalah tempat bagi para empu dan pendekar beladiri mendapat ujian terakhir. Menurut cerita sesepuh masyarakat sekitar.

Sekarang candi ini sudah disucikan kembali oleh umat Hindu. Maka tidak dibuka lagi untuk umum, kalau sebatas melihat dari luar boleh saja.

Tempat wisata yang satu ini sangat recommended bagi kalian pecinta peninggalan situs kuno.

Atau bagi kalian yang ingin bersantai sambil berendam di kolam air hangat alami setelah lelah bekerja juga cocok.

Sayangnya di daerah ini belum ada tempat makan ataupun kuliner khas yang lezat.

Jadi boleh saja bawa bekal sendiri dari rumah kok, di sana juga terdapat warung kopi yang menyediakan makanan kecil.

Semoga artikel kali ini bisa menambah referensi daftar liburan kalian, sampai jumpa di destinasi wisata berikutnya.


Belum ada Komentar untuk "Sejarah PETIRTAAN DEREKAN Dan CANDI NGEMPON"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan feed